Jumat, 18 November 2016

Puluhan Jamban Kembali Dibangun TNI Untuk Warga Miskin


Mendoyo (Wisma Berita)

Kodim 1617/Jembrana secara bertahap terus menggencarkan realisasi pembuatan jambanisasi di wilayahnya melalui jajaran Koramil.

Kini, melalui Koramil 1617-02/Mendoyo terjun langsung membangun lebih dari 20 unit jamban sehat kepada warga miskin di wilayah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Salah satunya, Ni Wayan Murti (57) seorang janda miskin memiliki 3 orang anak asal di Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, mengaku terharu dan senang sekali bisa mendapatkan jambanisasi dari TNI ini. "Kami bekerja hanya sebagai buruh tani serabutan hingga penghasilan kami cukup hanya memenuhi kebutuhan makan dan sekolah anak-anak saja. Maka kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada TNI yang telah membuatkan jamban salah satunya kepada keluarga kami. Kini kami tak lagi merepotkan tetangga saat melakukan MCK, apalagi harus bersusah payah ke sungai," ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 1617-02/Mendoyo Lettu Inf M. Zainul Eksan Jumat (18/11) menjelaskan, jambanisasi ini bertujuan untuk menjaga kesehatan lingkungan dimana warga agar tidak buang kotoran di sembarang tempat, karena kalau buang kotoran di sembarang tempat jelas akan mencemari air sungai juga lingkungan setempat sehingga lingkungan akan menjadi tidak sehat, dan memang sudah tidak sepantasnya lagi di zaman seperti ini masih ada orang yang buang kotoran di sembarang tempat. "Ibu Murti salah satu dari keluarga miskin yang ada di wilayah Kecamatan Mendoyo ini layak menjadi sasaran Jambanisasi, untuk meringankan beban sekaligus mendapat kehidupan yang layak atas sarana sanitasi keluarga dan pembangunan jamban untuk ibu Murti telah dikerjakan sejak awal bulan November lalu, dimana saat ini pambangunannya sudah hampir rampung dan akan segera diserahkan pemanfaatannya," jelas Danramil. (JMS)

Kamis, 17 November 2016

Wujudkan Rasa Nasionalisme Sejak Dini, Pelajar SD Terima Pembekalan Wasbang


Mendoyo (Wisma Berita)

Dalam rangka mewujudkan rasa nasionalisme, jiwa korsa (kebersamaan), rasa cinta tanah air, persatuan dan kesatuan serta patriotisme terutama dikalangan dunia pendidikan, Kamis (17/11) pagi, Koramil 1617-02/Mendoyo menggelar kegiatan pembekalan Wasbang kepada para pelajar tingkat Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Wasbang dilakukan dengan metode Quisioner yakni memberikan penekanan-penekanan singkat dan pertanyaan-pertanyaan tentang Pancasila dan UUD 1945, warna bendera kebangsaan, lagu wajib nasional, nama pejabat negara, nama daerah serta nama pahlawan nasional, dan sebagianya.


Danramil 1617-02/Mendoyo Lettu Inf M. Zainul Eksan seizin Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Hendra Ferdinandus mengatakan, kegiatan ini merupakan Wasbang lanjutan bagi Sekolah Dasar di Kecamatan Mendoyo yang belum sempat menerima Wasbang pada bulan Agustus lalu. "Melalui pemahaman Wawasan Kebangsaan ini, para pelajar sebagai tunas bangsa diharapkan sejak awal dapat menumbuhkan semangat kebangsaan atau nasionalisme berdasarkan Pancasila sebagai ideologi dan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta dapat melahirkan motivasi dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dalam berbagai sektor sejak dunia anak, sekaligus manivestasi kesadaran bela negara di kalangan pelajar," jelas Danramil 1617-02/Mendoyo, Lettu Inf M. Zainul Eksan.


Salah satu diantaranya, Ni Gusti Ayu Sudiani, S.Pd (50) Kepala SDN 3 Delod Bale Agung, Desa Mendoyo Dauh Tukad mengaku senang sekali bisa diselenggaraknnya kegiatan ini, karena dengan pembekalan Wasbang maka para pelajar sejak dini akan dapat membentengi diri dari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi, karena di era sekarang kemajuan teknologi ini bahkan telah diadopsi oleh kalangan anak-anak pelajar setingkat Sekolah Dasar. "Nantinya, anak-anak remaja jangan sampai terjerumus pada berbagai kenakalan akibat seringnya membaca dan melihat situs-situs yang gampang ditiru, seperti pergaulan bebas, ugal-ugalan, narkoba dan melakukan tindakan kriminal lainnya yang disebabkan ketidakpemahaman akan Wawasan Kebangsaan yang berakibat membahayakan bangsa sendiri," terangnya. 


Adapun materi Wasbang lanjutan ini disampaikan oleh masing-masing Babinsa dan diikuti oleh para pelajar dan guru beserta para TU di tingkat Sekolah Dasar yang ada di wilayah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten, diantaranya di SDN 1 Delod Brawah diberikan oleh Serda I Made Suartama kepada siswa/siswi kelas VI dengan jumlah 30 orang, di SDN 4 Sekar Kejula Kelod Desa Yehembang Kauh diberikan oleh Serda I Wayan Darma Adnyana kepada siswa/siswi kelas VI dengan jumlah 25 orang, di SDN 3 Delod Bale Agung Desa Mendoyo Dauh Tukad diberikan oleh Pelda Riyanto dan Serda I Nyoman Reden kepada siswa/siswi kelas V dengan jumlah 28 orang, di SDN 1 Tegal Cangkring diberikan oleh Sertu I Ketut Duana didampingi Pelda Saefudin Zuhri kepada siswa/siswi kelas V dengan jumlah 22 orang, di SDN 1 Yehembang Kangin diberikan oleh Sertu I Gusti Ketut Dena kepada siswa/siswi kelas V dengan jumlah 30 orang dan SDN 3 Yehembang diberikan oleh Pelda I Nengah Sugiarta kepada siswa/siswi kelas V dengan jumlah 25 orang. (JMS)

Selasa, 15 November 2016

Pembangunan Jambanisasi TNI Untuk Warga Kurang Mampu Dikunjungi Tim Wasev


Melaya (Wisma Berita)

Program Jambanisasi semester II yang dilakukan dalam kurun waktu sejak bulan Juli sampai Desember tahun ini, Koramil 1617-03/Melaya memberikan bantuan sebanyak 15 unit Jambanisasi kepada warga kurang mampu di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Pembangunan Jambanisasi tersebut, Selasa (15/11) mendapatkan kunjungan dari Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Kodam IX/Udayana dipimpin Pabandya Bakti TNI Ster Kodam IX/Udayana, Letkol Inf IH Pasaribu.

Kedatangan Tim Wasev diterima oleh Danramil 1617-03/Melaya Kapten Inf Adwan beserta anggota jajarannya didampingi Pasiter Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf I Wayan Yudana, di lokasi Jambanisasi.


Dalam kunjungannya, pimpinan Tim Wasev Letkol Inf IH Pasaribu mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja Kodam IX/Udayana yang dilakukan secara serentak di seluruh jajarannya pada tempat-tempat yang masih terdapat warga yang kurang mampu untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan mendapatkan kehidupan yang lebih layak dengan menggunakan dana bantuan dari TNI Angkatan Darat. "Kunjungan dari Tim Wasev ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana program ini telah dilaksanakan serta untuk mengevaluasi kekurangan yang ada, sehingga pada pelaksanaan program selanjutnya dapat dilaksanakan dengan lebih maksimal sesuai dengan tujuan dan perencanaan Komando Atas," jelasnya.

Sementara itu, I Nengah Miranda (53), salah warga kurang mampu asal Desa Nusasari, Kecamatan Melaya yang mendapatkan bantuan Jambanisasi mengaku senang sekali. "Dulunya, keluarga kami melakukan MCK adalah di sungai terdekat, namun tak terduga kami bisa mendapatkan bantuan Jambanisasi ini. Terima kasih bapak TNI, semoga apa yang dilakukan senantiasa berbalas kebaikan," ucapnya.


Dalam pembangunan Jambanisasi khusus untuk I Nengah Miranda, Kodim 1617/Jembrana juga menyerahkan bantuan melalui Pasi Teritorial Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf I Wayan Yudana berupa 1 buah Jamban, 2 sak semen dan 1 meter kubik pasir.

Danramil 1617-03/Melaya, Kapten Inf Adwan mengatakan dengan adanya program jambanisasi ini mudah-mudahan masyarakat kian sadar akan arti pentingnya lingkungan yang bersih sehat dan rapi dan masyarakat yang mendapatkan bantuan memanfaatkan fasilitas tersebut. "Penentuan letak Jamban dan Septic Tank di lingkungan rumah dibuat sesuai dengan standar kesehatan dan merupakan faktor utama yang harus diperhatikan sebelum pembangunan jabanisasi," papar Danramil.

Dari hasil pantauan di lokasi, tampak anggota Babinsa Koramil 1617-03/Melaya bersama dengan masyarakat sekitar sangat solid saling membantu dalam pembuatan Jambanisasi tersebut. (JMS)

Minggu, 13 November 2016

Apkam Gabungan TNI, Polri Beserta Jajaran Pemkab Gelar Operasi Jalan Raya


Jembrana (Wisma Berita)

Guna memelihara stabilitas keamanan, selain patroli aparat gabungan diantaranya Polres Jembrana dan Kodim 1617/Jembrana, Subdenpom IX/3-2 Negara beserta jajaran Pemkab Jembrana, Sabtu (12/11) malam juga menggelar operasi keamanan dan ketertiban lalu lintas di jalan raya Sudirman, Kota Negara, Kabupaten Jembrana. 

Operasi yang melibatkan puluhan personil kepolisian dari semua unsur, TNI dan istansi terkait tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana didampingi para petinggi Polres Jembrana lainnya, seperti Kabag Ops, para Kasat dan sejumlah perwira Polres lainnya. 

Dalam operasi, dioptimalkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang bawaan serta kendaraan dan demi kelancaran operasi tampak arus lalu lintas dari arah Gilimanuk dialihkan dari perempatan lampu merah jalan Sudirman masuk ke utara melintasi depan Kantor Bupati Jembrana berlanjut menuju Denpasar. 

Semua kendaraan seperti bus AKAP, bus Pariwisata, travel dan kendaraan pribadi serta sepeda motor diperiksa petugas secara teliti. Pemeriksaan dilakukan terhadap kelengkapan surat kendaraan dan pengemudinya termasuk penumpang dan barang bawaan.

"Langkah ini merupakan langkah antisipasi terhadap sajam, senpi dan bahan-bahan berbahaya lainnya termasuk narkoba serta kejahatan lainnya masuk Bali," jelas Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo. Menurutnya, langkah antisipasi ini adalah untuk memastikan keamanan Jembrana dan Bali pada umumnya serta mengantisipasti kejahatan dengan sasaran anggota polisi yang sedang melaksanakan tugas. Terpenting adalah keamanan dan kenyamanan masyarakat Bali.

Saat operasi yang digelar mulai pukul 20.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita, petugas tidak menemukan sajam, senpi dan bahan-bahan berbahaya lainnya termasuk narkoba serta pelaku kejahatan lainnya, dimana petugas hanya mendapati pelanggaran lalu lintas. 

Terhadap pelanggaran tersebut dilakukan tilang dan mengamankan lima unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat kendaraan. (JMS)

TNI Fasilitasi Warga Gelar Lomba Burung Berkicau


Mendoyo (Wisma Berita)

Berbagai kegiatan positif dilakukan dalam upaya mewujudkan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat, salah satunya hingga menggelar kejuaraan lomba burung berkicau.

Sebagaimana yang dilakukan Koramil 1617-02/Mendoyo di sela-sela kedinasan para anggotanya Minggu (13/11) memfasilitasi segenap warga pencinta Burung menggelar kejuaraan lomba burung berkicau di lapangan pasar Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Dari hasil konfirmasi, Danramil 1617-02/Mendoyo, Lettu Inf M. Zainul Eksan mengatakan, kegiatan ini juga digelar dalam rangka menyemarakkan rangkaian HUT Pahlawan 2016, dimana pihaknya beserta segenap anggota telah menggandeng beberapa instansi maupun club kicau mania serta seluruh lapisan masyarakat dalam sebuah kegiatan yang dirancang menjadi sebuah event kejuaraan lomba burung berkicau khususnya jenis Pleci diantaranya Kepecit dan Kaca Mata bernama POHSANTEN CUP. "Dalam kesempatan ini, kurang lebih ada sebanyak 150 peserta yang ikut lomba dibagi dalam tiga kelas yakni A, B dan C dikombinasi dalam 4 Dakun diantaranya Dakun Pohsanten, Dakun Mendoyo, Dakun PCMI Bazcom (Bali Zosterops Community) dan Dakun Kobra (Koloni Bali Barat) serta 1 event Non Dakun khusus diikuti oleh para Pecalang (Keamanan Adat Bali) dengan Banser  (Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama). Bagi pemenang akan diberikan hadiah, akan tetapi selain pemberian hadiah kepada juara, kami juga mengadakan doorpize untuk merangsang kehadiran masyarakat, sehingga meski tidak ikut dalam lomba sekalipun, namun setiap masyarakat yang datang tetap berkesempatan untuk mendapatkan hadiah," jelas Danramil.


Tomy (41), salah seorang peserta lomba asal Surabaya mewakili rekan-rekannya mengaku senang sekali bisa bersinergi dengan TNI dalam event tersebut. "Terlepas dari dapat atau tidaknya juara, namun kami merasa senang sekali, minimal kami bisa menyalurkan hoby dan kami berharap, kedepan event-event seperti ini rutin dilakukan," harapnya.

Sementara itu, Perbekel Pohsanten, I Putu Arya Astika juga mengaku sangat terhibur dimana masyarakat bisa menikmati kegiatan tersebut, khususnya para kicau mania dapat menyalurkan hoby mereka. "Hal terpenting adalah, dengan digelarnya kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan burung dan apa yang dilakukan dapat semakin memupuk rasa kekeluargaan antara TNI dengan masyarakat pada umumnya," jelasnya.


Di sisi lain, Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Hendra Ferdinandus mengaku akan senantiasa mendukung setiap prajurit yang mau berkarya tentunya dalam hal positif bahkan hingga menjadi sebuah prestasi baik terhadap kesatuan, bangsa dan negara. Seperti halnya dalam lomba burung berkicau yang diselenggarakan ini, karena apa yang dilakukan adalah merupakan salah satu program TNI untuk semakin dapat menumbuhkan kedekatan dengan masyarakat, sehingga Kodim 1617/Jembrana beserta jajarannya pada khususnya bisa lebih akrab dan TNI semakin dicintai masyarakat.

Dari pantauan di lokasi, hingga menjelang sore hari kegiatan masih tampak antusias diikuti oleh para peserta lomba. (JMS)

Jumat, 11 November 2016

Jaga Kebhinekaan, Dandim Gelar Pertemuan Dengan Sejumlah Tokoh


Jembrana (Wisma Berita)

Dalam rangka menjaga Kebhinekaan NKRI, Jumat (11/11) Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Hendra Ferdinandus menggelar pertemuan dengan sejumlah Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Ormas serta jajaran Taman Pendidikan di wilayah Kabupaten Jembrana.

Pertemuan dilakukan di aula Kodim 1617/Jembrana dikemas dengan metode silahturahmi serta sosialisasi, tampak antusias diikuti oleh sekira 40 orang peserta diantaranya Kadisdik Poraparbud Pemkab Jembrana diwakili oleh Sekdis Poraparbud Kabupaten Jembrana I Putu Fery Yanta, Kakan Kesbangpol Pemkab Jembrana IGN Darma Putra, Unsur Muspika se-Kabupaten Jembrana, Ketua PHDI Kabupaten Jembrana I Komang Arsa, Ketua Walubi Kabupaten Jembrana I Ketut Sujono, Ketua DPP Gerja Katolik Kabupaten Jembrana Don Openg, Ketua LVRI Kabupaten Jembrana I Ketut Gede, Ketua Pebabri Kabupaten Jembrana beserta anggota, Ketua PPAD Kabupaten Jembrana beserta anggota, para Guru SMA, SMK, dan MAN se-Kabupaten Jembrana beserta Siswa siswi dan Anggota Saka Wira Kartika Kodim 1617/Jembrana.

"Silaturahmi ini penting dilakukan agar senantiasa tercipta komunikasi yang baik antar komponen masyarakat," jelasnya Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Hendra Ferdinandus.

Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan materi sosialisali terkait apa yang menjadi pengarahan Panglima TNI diantaranya tentang perkembangan situasi yang terjadi saat ini dan kondisi bangsa dihadapkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, populasi dan kapasitas bumi, pertumbuhan penduduk dunia, perang masa kini yakni perang energi dan perang ekonomi, kondisi Indonesia dari perspektif ancaman diantaranya ancaman terorisme, ancaman narkoba dan persaingan ekonomi.

Dandim berharap, setelah ini para tokoh yang hadir dapat menyampaikan hasil dari pertemuan tersebut kepada segenap masyarakat, terlebih saat ini masyarakat dihimbau agar dapat menahan diri dihadapkan dengan berbagai isu yang dapat memprovokasi, terutama terkait isu yang berbau SARA dan Kesukuan, agar senantiasa dapat menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban, kerukunan, toleransi beragama dan keberagaman (kebhinekaan) khususnya dari Kabupaten Jembrana. (JMS)

Senin, 07 November 2016

Amankan Sidang Interpol Kapolres Dan Dandim Patroli Pesisir


Jembrana (Wisma Berita)

Dalam rangka mengamankan pelaksanaan sidang  umum Interpol ke-85 di Nusa Dua Bali yang diikuti 190 negara, terhitung mulai tanggal 7 hingga 10 November, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dan Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Hendra Ferdinandus serta Kakan Kesbangpol Pemkab Jembrana IGN Dharma Putra, Senin (7/11) melaksanakan patroli pesisir di Selat Bali.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Kapolres AKBP Djoni Widodo mengatakan patroli pesisir ini sejatinya sudah rutin dilaksanakan untuk mendeteksi jalur-jalur pelabuhan nelayan di 30 titik bersama TNI dan Brimob, diantaranya guna mengantisipasi adanya penyelundupan dan penyusupan ke Bali lewat jalur tikus. "Berikut, patroli kali ini merupakan atensi khusus dalam rangka memelihara stabilitas dan meningkatkan keamanan terkait sidang Interpol terlebih dalam sidang Interpol ini membahas tentang isu internasional, narkoba dan yang lainnya. Kami yang memiliki wilayah perbatasan di pintu masuk Bali Barat hingga pemeriksaan barang, orang dan kendaraan senantiasa kami ditingkatkan serta diperiksa dengan teliti," jelasnya.


Menurut Kapolres, untuk pengamanan selama sidang Interpol ini ada tambahan personel BKO dari Mabes Polri dan sudah pernah dilaksanakan rapat koordinasi. Diharapkan sidang interpol berjalan dengan aman dan kondusif. "Di pintu masuk Bali kami juga harapkan pemeriksaan pendatang agar lebih intensif," imbuh Kapolres.

Sementara itu, Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Hendra Ferdinandus juga akan mengoptimalkan peran Babinsa bersinergi dengan para Bhabinkamtibmas. "Sinergitas antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat penting saat pelaksanaan tugas dalam rangka memberikan rasa aman serta mewujudkan tertib sosial di masyarakat. Disamping itu, Dandim juga berharap adanya peran serta dari segenap masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah," jelasnya.


Dari pengamatan sejak dua minggu belakangan ini, pengamanan wilayah Bali Barat memang telah diperketat oleh aparat gabungan TNI, Polri bersama jajaran Pemkab Jembrana. (JMS)